Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Agustus 2014

ICW Harapkan Jokowi Atasi Korupsi Politik

ICW Harapkan Jokowi Atasi Korupsi Politik-Indonesia Corruption Watch (ICW) harapkan presiden terpilih Joko Widodo yang akrab di panggil Jokowi harus serius dalam mengatasi persoalan pemberantasan korupsi khususnya korupsi politik yang saat ini banyak terjadi.

Saat-saat ini KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sedang memproses hukum 60 orang anggota DPR dan puluhan anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) dalam kasus korupsi.

Hal ini membuktikan bahwa praktek korupsi menjamur pada semua kehidupan birokrasi dan politik. Menuutut Emerson Yuntho (peneliti ICW) Partai politik selama ini dianggap sebagai sumber praktek korupsi terbesar di Indonesia sebagai akibat adanya biaya yang relatif besar dalam proses politik.

Oleh sebab itu di harapkan kepada presiden terpiih Jokowi tidah membagi-bagikan kursi dengan partai politik pendungkunya. Langkah ini dilakukan tambahnya untuk menghindari terjadinya korupsi politik yang selama ini terjadi.

"Pada akhirnya nanti akan muncul fenomena yang kita lihat seperti kasus Hambalang, dana haji dan sebagainya. Kecenderungannya muncul adalah bahwa semua korupsi dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai latar belakang politik itu adalah untuk pendanaan partai politik," papar Emerson.

Sementara anggota tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla, Trimedya Panjaitan mengatakan terjadinya korupsi politik disebabkan oleh adanya biaya politik yang tinggi ketika mereka ingin menjadi pejabat.

Oleh karena itu menurut Trimedya Panjaitan, penegak hukum dan pimpinan partai politik serta pemerintah harus mendiskusikan bagaimana mengatasi persoalan ini, apakah ada revisi di dalam pendanaan partai politik.

Trimedya mengatakan, "Ujungnya apa pertama, dia main APBD, proyek, misalnya di satu provinsi ada Rp 800 milliar APBD nya berapa, belanja modal. Penegak hukum dan pimpinan partai harus duduk sama-sama , ke depan bahkan oleh presiden dan wakil presiden , bagaimana mengatasi problem,. Pilihannya adalah tidak melakukan pemilihan langsung kepala daerah atau gimana."

Trimedya Panjaitan menambahkan, pasangan Jokowi-JK juga mengusung ide pemilihan kepala kepolisian dan jaksa agung yang didasarkan pada kualitas dan integritas. Selain itu lanjutnya perlunya ada penguatan fungsi koordinasi dan supervisi KPK, polisi dan jaksa.

"Program penegakan hukum yang disampaikan oleh visi misi mereka sudah termaktub, dan Jokowi-JK sangat berkomitmen soal itu," demikian ujar Trimedya.

Kamis, 21 Agustus 2014

Joko Widodo-Jusuf Kalla Pemimpin Indonesia 2014-2019

Sengketa Pilpres 2014 telah selasai dengan keputusan dari MK (Mahkamah Konstitusi) memastikan telah meneolak seluruh gugatan yang diajukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Dengan keputusan MK (Mahkamah Konstitusi), artinya pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla resmi sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2014-2019. Mahkamah Konstitusi menilai Prabowo-Hatta tak bisa membuktikan dalil permohonannya. Pasalnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bersifat final dan mengikat, tak ada cara untuk mengubahnya.

“Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya” tegas Ketua MK Hamdan Zoelva dalam sidang putusan gugatan PHPU di Gedung MK Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Prabowo-Hatta meminta MK membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang menetapkan Jokowi-JK sebagai pemenang pilpres.Hal tersebut tertulis dalam pokok permohonan di dalam berkas yang sudah diperbaiki.

Mereka meminta ditetapkan sebagai pemenang berdasarkan penghitungan suara yang mereka lakukan sendiri. Jika MK berpendapat lain, maka pasangan nomor urut 1 tersebut meminta Jokowi-JK didiskualifikasi karena telah terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Mereka juga meminta adanya pemungutan suara ulang di semua TPS di Indonesia. Jika MK masih berbeda berpendapat, maka Prabowo-Hatta meminta adanya pemungutan suara ulang, hanya di TPS dan daerah yang mereka nilai bermasalah.

Terakhir jika MK tetap juga berpendapat lain, maka pemohon meminta putusan seadil-adilnya atas perkara yang diajukan.Dalam persidangan, tim kuasa hukum Prabowo-Hatta berusaha menghadirkan saksi fakta untuk membuktikan adanya kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif pada pemilu di sejumlah daerah di Indonesia.

Kecurangan tersebut berkaitan dengan jumlah daftar pemilih khusus tambahan yang dianggap inkonstitusional, adanya pemilih ganda, dan gagalnya KPU menyelenggarakan pemungutan suara di sejumlah titik di Papua. Meski demikian tim kuasa hukum KPU berusaha menepis tudingan itu dengan menghadirkan saksi fakta yang domisilinya disesuaikan dengan keterangan saksi Prabowo-Hatta.

Sementara itu, tim kuasa hukum Jokowi-JK juga turut menghadirkan saksi fakta yang memperkuat argumentasi KPU. Persidangan dimulai pada 6-21 Agustus 2014. Sebelum memutuskan, majelis hakim konstitusi telah memeriksa puluhan saksi fakta dan belasan saksi ahli, serta menggelar rapat permusyawaratan hakim secara tertutup

Sabtu, 16 Agustus 2014

Jokowi Inspektur Upacara di Monas, Prabowo di Cibinong,

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Minggu (17/8/2014) pagi ini  menggelar upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-69.
Ratusan undangan dari DKI Jakarta dan warga mengikuti kegiatan ini. Upacara itu dilaksanakan di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat pada pukul 07.30 WIB.

Upacara dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Hadir pula Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, para deputi gubernur, Kapolda Metro Jaya, para veteran, dan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI Jakarta.

Jokowi juga didamping sang istri Iriana Joko Widodo yang datang menggunakan mobil Toyota Kijang Innova.

Upacara yang diikuti pejabat pemeritahan di Provinisi DKI Jakarta, mulai dari pegawai negeri sipil, TNI/Polri, dan sejumlah Polisi Pamong Praja

Sedangkan partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengadakan upacara peringatan kemerdekaan di Nusantara Polo Club, Jagorawi Golf and Country Club, Cibinong, Bogor, Minggu 17 Agustus 2014. Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara.

Hadir dalam upacara itu calon wakil presiden yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Bulan Bintang MS Kaban, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta, dan pengusaha Hary Tanoesoedibjo.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Untuk Pemerintahan Baru

Di hadapan seluruh anggota DPR Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan RAPBN 2015 . Beliau menyampaikan berbagai prioritas ekonomi, termasuk alokasi anggaran yang akan digunakan untuk pemerintah ke depan.

Mengenai hal tersebut, anggota tim kuasa hukum Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) Taufik Basari menanggapi pernyataan dan kebijakan yang diputuskan SBY.Presiden ke-6 Indonesia itu cukup memberi ruang yang cukup bagi pemerintah yang akan datang dalam menjalankan programnya, Menurut Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

"Kita mengapresiapsi SBY karena memberikan ruang yang cukup bagi pemerintahan baru untuk menyusun perubahan RAPBN yang dapat menampung program yang dicanangkan," kata Taufik di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/8/2014).

Menurutnya , dalam menjalankan progam baru ruang-ruang itu sangat membantu dalam pemerintahan yang akan datang.Terlebih, program yang akan datang dirasa sedikit berlainan dengan program yang dilakukan pemerintahan SBY saat ini.

"Ruang ini sangat diperlukan agar pemerintahan ke depan tidak mengalami hambatan dan keterbatasan dalam menjalankan program yang mungkin sedikit berlainan dengan yang lama," terang Taufik.

Meunurut Tufik Basari, SBY sebagai presiden saat ini cukup memperhatikan dan memahami kebutuhan pemerintahan mendatang, sehingga pemerintahan yang baru bisa berjalan dengan lancar.

"Kita melihat Pak SBY memahami itu. Mungkin akan menyiapkan masa transisi agar pemerintahan baru ini bisa berjalan dengan lancar," ujar Taufik.

Taufik menuturkan, tim Jokowi-JK sudah memiliki Rumah Transisi. Tim Rumah Transisi inilah yang akan menilai segala kebijakan SBY di akhir masa jabatannya.

"Kita akan pelajari dulu, ada Rumah Transisi, kita akan pelajari apa yang disampaikan SBY akan disesuaikan dengan proses transisi ini. Timnya sudah siap. Saya cukup yakin proses transisi ini akan lancar," pungkas Taufik. (Mvi)

Rabu, 23 Juli 2014

Prabowo-Hatta Kalah,Prilly Latuconsina Legowo

Komisi pemilihan umum (KPU) telah mengumumkan pemenang pemilihan umun (Pilpres) 2014. Setelah menunggu proses yang cukup lama Joko Widodo atau biasa di panggil Jokowi dan Jusuf Kalla tinggal menunggu waktu untuk dilantik menjadi orang nomor satu di Indonesia.    

Mengenai hasil Pilpres yang di umumkan KPU kemarin, artis cantik Prilly Latuconsina mengaku kecewa atas kekalahan calon pilihanny, yaitu Pabowo-Hatta. Apalagi, pemilihan umum kali ini baru pertama kali baginya. Tetapi dia mengaku menerima kekalahan Prabowo-Hatta. Dan berharap Jokowi-JK bisa memajukan bangsa ini.

Gadis 17 tahun ini mengharapkan Jokowi adalah pilihan terbaik bagi rakyat Indonesia. "Ya mau gimana lagi, kan Allah yang menentukan, ini pilihan rakyat dan berarti Jokowi yang terbaik," ucapnya saat ditemui di lokasi syuting Ganteng Ganteng Serigala (GGS).

Terpilihnya Jokowi, Prilly berharap presiden baru nanti bisa merubah Indonesia menjadi lebih baik dari sebelumnya. "Mampu nggak mampu, ya harus mampu dong," lanjutnya di kawasan Kranggan, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/7/2014) dini hari.

Keyakinan Prilly akan kinerja Jokowi lantaran sudah ada buktinya, yaitu Solo dan Jakarta yang sempat dipimpinnya. "Katanya sih Solo jadi tertata bagus. Jakarta meski baru sebentar sedikitnya ada perubahan. Aku sih berharap kinerjanya bisa dipraktekkan untuk Indonesia yang lebih luas dari dua kota tadi," tandasnya

Jumat, 18 Juli 2014

Konser Tujuh Hari Menuju Kemenangan Rakyat Jokowi Tandangi Gitar Dewa Budjana

Dalam konser 'Tujuh Hari Menuju Kemenangan Rakyat` di kawasan Salihara, Pasarminggu, Jakarta selatan kemarin malam di ikuti tujuh gitaris band terkenal. Salah satunya adalah gitaris dari groub band Gigi, Dewa Budjana.

Sebenarnya konser Tujuh Hari Menuju Kemenangan Rakyat itu di tujukan untuk pasangan capres no urut 2 yang di pelopori oleh relawan Joko Widodo. Dalam konser tersebut juga di hadiri oleh bapak Jokowi yang emnyaksikan konser tersebut. Dewa Budjana mengaku baru kali ini menggunakan hak suaranya dalam pemilu. Sebelumnya dirinya selalu golput dalam pemilu.
"Kalau boleh jujur, dari dulu saya itu golput, saya itu netral tadinya. Saya nggak kenal Pak Jokowi, Prabowo apa lagi. Cuma, setelah beberapa kali nonton debat capres, ini waktunya saya harus memilih. Saya akhirnya milih Pak Jokowi," kata Budjana disambut tepuk tangan.

Tak menyia-nyiakan kesempatan bertemu Jokowi, Budjana juga meminta mantan Walikota Solo itu untuk membubuhkan tanda tangan di gitar Parker biru miliknya. Nantinya, gitar bertanda tangan Jokowi itu akan dimuseumkan.

"Saya lagi bikin museum di Ubud, Bali. Isinya gitar-gitar yang ditandatangani seniman. Nah, nanti gitar ini akan jadi satu-satunya yang ditandatangani tokoh politik, hehehe," imbuh Budjana.

Kamis, 17 Juli 2014

Ahmad Dhani Siap Potong Kemaluanya Atas Kemenangan Capres Jokowi-JK

Ahmad Dhani siap potong kemaluanya atas kemenangan capres Jokowi-JK - Dalam Pilpres kali ini musisi kondang Ahmad Dhani membuat pernyataan sesasional dalam media sosial miliknya.

Dhani kerap mengkampanyekan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa dalam kampanyenya kerap mengucap kata-kata yang berisi nazar

Dalam tweet yang sempat di-retweet hingga 1.400 kali oleh penggemarnya tersebut, Dhani berjanji akan memotong kemaluannya kalau Jokowi terpilih menjadi presiden. Kicauan itu tertanggal 23 Juni lalu.

"SAYA AKAN POTONG KEMALUAN SAYA KALAU JOKOWI BISA MENANG DARI PRABOWO SUBIANTO!! ITU SUMPAH SAYA!!" katanya melalui Twitter, @AHMADDHANIPRAST


Sayangnya, ketika menengok kembali akunnya, kicauan tersebut sudah tidak ada alias dihapus. Kendati begitu, masih ada seseorang yang sempat memotret nazar Dhani tersebut


Dalam perhitungan Real Count yang di mulai dari hari minggu kemarin sudah mulai terlihat hasil pilpres 2014. Hasilnya di dominasi oleh pasangan urut no 2 Jokowi- JK

Pasangan Jokowi-JK menang mutlak atas pasangan no urut 1 Prabowo-Hatta, Jokowi-JK hampir unggul di semua daerah dengan perolehan suara 67.071.254    52.80% .

Hasil kemangan mutlak pasangan no urut 2 Jokowi-Jk dapat di lihat di www.kawalpemilu.org

Jokowi - JK Menang Telak Dalam Pilpres 2014

Jokowi-JK menang telak dalam Pilpres 2014 - Rekapitulasi data pilpres sudah berjalan sampai hari ini, hasil Real Count di menangkan oleh pasangan no urut 2 Jokowi-JK. Hampir di semua daerah mereka unggul atas pasangan no urut 1. Dan inilah data rekapitulasi hari ini :
DAERAH    PRABOWO  - HATTA JOKOWI-JK
JUMLAH SUARA PERSENTASE (%) JUMLAH SUARA PERSENTASE (%)
ACEH 906.925 54.64% 752.687 45.35%
SUMATERA UTARA 2.804.541 44.69% 3.470.048 55.30%
SUMATERA BARAT 1.788.132 77.39% 522.146 22.60%
RIAU 1.331.617 50.17% 1.322.187 49.82%
JAMBI 856.359 49.19% 884.529 50.80%
SUMATERA SELATAN 2.100.168 51.27% 1.995.612 48.72%
BENGKULU 433.078 45.27% 523.426 54.72%
LAMPUNG 1.849.082 46.21% 2.152.366 53.78%
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 200.461 32.74% 411.788 67.25%
KEPULAUAN RIAU 325.434 40.20% 483.931 59.79%
DKI JAKARTA 2.499.416 46.86% 2.833.505 53.13%
JAWA BARAT 13.785.152 59.76% 9.282.218 40.23%
JAWA TENGAH 6.427.256 33.37% 12.830.564 66.62%
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 963.788 44.13% 1.219.908 55.86%
JAWA TIMUR 9.888.675 46.77% 11.252.967 53.22%
BANTEN 3.163.551 57.07% 2.379.213 42.92%
BALI 612.088 28.59% 1.528.730 71.40%
NUSA TENGGARA BARAT 1.816.540 72.40% 692.452 27.59%
NUSA TENGGARA TIMUR 702.868 33.35% 1.404.579 66.64%
KALIMANTAN BARAT 1.027.213 39.62% 1.564.854 60.37%
KALIMANTAN TENGAH 466.644 40.27% 692.143 59.72%
KALIMANTAN SELATAN 919.280 50.12% 914.780 49.87%
KALIMANTAN TIMUR 592.868 37.17% 1.001.854 62.82%
SULAWESI UTARA 573.603 45.94% 674.800 54.05%
SULAWESI TENGAH 614.238 45.04% 749.493 54.95%
SULAWESI SELATAN 1.180.705 28.88% 2.906.212 71.11%
SULAWESI TENGGARA 500.586 45.03% 611.076 54.96%
GORONTALO 378.062 63.11% 220.935 36.88%
SULAWESI BARAT 163.505 26.60% 451.068 73.39%
MALUKU 330.939 49.36% 339.457 50.63%
MALUKU UTARA 303.276 54.44% 253.723 45.55%
PAPUA 232.618 35.76% 417.790 64.23%
PAPUA BARAT 119.996 32.93% 244.369 67.06%
TOTAL 59.858.664 47.19% 66.985.410 52.80%

Sumber yang relevan hasil rekapitulasi Pemilihan Umum  Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2014 bisa anda kunjungi  www.kawalpemilu.org


Selasa, 08 Juli 2014

Artis Cantik Prilly Latuconsina Anti Golput


Dalam rangka pilpres 2014 yang di lakukan pada tanggal 9 juli mendatang mendapatkan repon positif dari kalangan artis. Artis cantik Prilly Latuconsina pemain sinetron Ganteng-ganteng Serigala itu mengungkapkan padanganya tentang golput (golongan putih).

Saat Ditemui di lokasi syuting Selasa (8/7/2014) dini hari tadi, Prilly mengutarakan tidak setuju dengan golput. "Aku anti banget sama yang namanya golput. Buat aku tuh satu suara berarti banget buat kemajuan Indonesia. Jadi walaupun satu suara, satu suara itu sangat berpengaruh," ujar Prilly saat ditemui di bilangan Kranggan, Bekasi, Jawa Barat.

"Mungkin juga mereka kapok dengan kampanye yang banyak janji tapi nggak ditepati ketika terpilih, jadi mereka merasa malas. Dan ada juga yang berpikir kalau siapapun presidennya nggak ada pengaruhnya buat kita," tuturnya lagi.

Bagi Prilly, golput adalah langkah yang memikirkan diri sendiri. Hal itulah yang membuat dirinya enggan untuk golput. "Orang golput itu maunya memikirkan dirinya sendiri. Nggak memikirkan kemajuan Indonesia. Padahal kalau negara ini maju kan yang bangga masyarakatnya juga. Makanya aku lebih baik milih!" tutup Prilly

Pemeran Sissy di sinetron GGS ini juga menerangkan kemungkinan yang membuat remaja seusianya lebih memilih untuk golput. "Mungkin mereka bingung juga kali ya mau milih yang mana," tambahnya

"Di pemilu presiden wakil presiden pertamaku nanti, aku berencana akan memilih pak Prabowo. Bahkan itu sudah menjadi pilihan keluargaku bersama," ungkap pemeran Sissy di sinetron Ganteng-ganteng Serigala (GGS) itu saat ditemui Liputan6.com dini hari tadi, Senin (7/7/2014) di lokasi syuting GGS di Kranggan, Bekasi, Jawa Barat.

Prilly yang baru saja berusia 17 tahun ini akan menjadikan pemilu 9 Juli mendatang adalah pemilu pertamanya dalam memilih presiden dan wakil presiden, setelah sebelumnya sudah memilih anggota legislatif. Bukan tanpa alasan Prilly menentukan pilihannya, ia pun menguraikan buah pemikirannya.

"Bapak Prabowo itu mau Indonesia bangkit dari keterpurukan. Aku juga nggak mau Indonesia di look down-in sama bangsa lain, untuk itu aku milih Pak Prabowo," tambahnya.

Meski telah menentukan pilihan, Prilly tidak memungkiri kalau Jokowi sebagai rival dari Prabowo juga memiliki keunggulan tersendiri. "Meski aku suka sama strategi Pak Prabowo, tapi aku tidak memungkiri kalau Pak Jokowi juga bagus. Low profile dan merakyat. Tapi aku lebih suka Pak Prabowo, sih," tutupnya. (Ric/Ade)

Capres Joko Widodo 'Ditodong' Belasan Musisi dan Pemain Film

Capres Joko Widodo 'ditodong' belasan musisi dan pemain film dengan pertanyaan seputar dunia industri hiburan. Dari pertanyaan usil hingga seirus dan pertanyaan yang cukup lucu semua pun di jawab oleh pria yang akrab di panggil Jokowi itu.

Mereka tidak bertanya secara langsung kepada gubernur Jakarta tersebut, dengan cara membuat video pertanyaan yang yang di titipkan kepada KAWAN JOKOWI,sebuah organisasi relawan yang dibentuk untuk mendukung Jokowi-JK.

Ke sebelas artis itu antara lain Cella Kotak, Gading Marten, Emma Waroka, Samuel Zylgwyn, Aqi Alexa, Jessica Iskandar, Astrid Tiar, dan Marcell Siahaan.

Satu pertanyaan yang cukup usil meluncur dari bibir Cella KotaK. Gitaris berkepala plontos itu menanyakan band-band rock apa saja yang disuka Jokowi. Lantas, Cella juga iseng menanyakan apakah Jokowi yang rajin mengenakan kemeja kotak-kotak mau berkolaborasi dengan grup band Kotak.

Sambil tersenyum, Jokowi menjawab pertanyaan Cella. "Kalau Indonesia saya suka Burgerkill dan Superman is Death. Kalau luar, ada Megadeth, pokokny band rock yang lama-lama. Soal kolaborasi sih boleh saja, hehehe," ujar Jokowi.

Lain Cella, lain pula Gading Martin. Anak dari aktor kawakan Roy Martin itu menanyakan apakah Jokowi suka dengan film-film karya Roy Marten, yang merupakan ayah Gading.

"Saya suka film Roy Marten. Apa itu judulnya, Cinta Pertama. Di tahun 80-an, film Indonesia itu benar-benar merajai bioskop, tidak seperti sekarang. Makanya ayo kita bangkitkn lagi film nasional," himbau Jokowi.

Video-video tanya jawab antara Jokowi dengan para artis itu bisa dilihat di Youtube. Beragam reaksi dan komentar pun muncul setelah mendengar jawaban sang calon presiden.

Ketua KAWAN JOKOWI, Diaz Hendropriyono menyatakan sengaja membuat video ini agar masyarakat tahu banyak hal unik di balik sosok Joko Widodo (Jokowi).

"Bagi kami ini adalah salah satu cara kami untuk mengenalkan sosok Jokowi kepada masyarakat, yang mungkin belum diketahui oleh khalayak," ujar Diaz.